Honda Prelude 2026: Sport Hybrid Ikonik Kembali dengan Teknologi Modern
Honda kembali menghidupkan salah satu nama legendarisnya melalui Honda Prelude generasi terbaru. Setelah lama absen, Prelude kini hadir dengan pendekatan yang berbeda: bukan sekadar coupe sporty bermesin konvensional, tetapi sebuah sport hybrid yang memadukan performa, efisiensi, desain elegan, dan teknologi modern.
Honda Prelude resmi diperkenalkan di Indonesia pada Januari 2026. Indonesia bahkan menjadi negara pertama di Asia Tenggara yang meluncurkan Prelude generasi terbaru. Kehadirannya sekaligus menunjukkan arah Honda dalam mempertahankan karakter fun to drive di tengah perkembangan kendaraan elektrifikasi.
Desain Coupe Sporty yang Elegan
Honda Prelude terbaru mempertahankan karakter sebuah coupe dua pintu dengan proporsi rendah dan lebar. Bagian depan terlihat tajam dengan desain lampu LED yang tipis, sementara garis bodinya dibuat halus dan aerodinamis.
Konsep desainnya terinspirasi dari sensasi sebuah glider yang meluncur dengan mulus. Honda menggunakan desain low nose, garis atap yang mengalir ke belakang, serta flush door handle untuk memberikan tampilan bersih sekaligus mendukung aerodinamika.
Prelude untuk pasar Indonesia juga menggunakan velg sporty berukuran 19 inci, dipadukan dengan dua kaliper rem Brembo di bagian depan. Kombinasi tersebut semakin mempertegas identitasnya sebagai mobil sport yang tetap memiliki tampilan premium.
Mesin 2.0L e:HEV Hybrid
Salah satu daya tarik utama Honda Prelude berada pada sektor performanya. Mobil ini dibekali sistem 2.0L e:HEV Hybrid yang menggabungkan mesin bensin 2.0 liter dengan motor listrik.
Spesifikasi resminya mencatat motor listrik menghasilkan tenaga hingga 184 PS, sementara mesin bensinnya menghasilkan sekitar 139 PS. Honda mencantumkan tenaga sistem gabungan sebesar 203 PS, dengan torsi motor listrik mencapai 315 Nm.
Tenaga tersebut disalurkan melalui sistem E-CVT, tetapi Honda memberikan teknologi khusus untuk membuat pengalaman berkendara tetap terasa sporty.
Honda S+ Shift: Sensasi Perpindahan Gigi Lebih Sporty
Honda Prelude menjadi model pertama yang menggunakan teknologi Honda S+ Shift pada sistem e:HEV. Teknologi ini dirancang untuk mensimulasikan karakter perpindahan gigi delapan percepatan meskipun sistem hybrid tersebut tidak menggunakan transmisi bertingkat konvensional.
Honda S+ Shift mengatur putaran mesin ketika pengemudi melakukan akselerasi maupun deselerasi sehingga respons mobil terasa lebih langsung. Sistem ini juga dikombinasikan dengan paddle shift untuk memberikan pengalaman berkendara yang lebih interaktif.
Pengemudi juga dapat memilih empat mode berkendara:
Comfort
GT
Sport
Individual
Dengan pilihan tersebut, karakter Prelude dapat disesuaikan untuk perjalanan santai, penggunaan sehari-hari, maupun ketika pengemudi menginginkan respons yang lebih sporty.
Menggunakan Teknologi Sasis dari Civic Type R
Karakter sporty Prelude tidak hanya berasal dari tenaga mesin. Honda mengembangkan mobil ini menggunakan basis teknologi sasis Civic Type R, kemudian memberikan pengaturan khusus agar Prelude tetap responsif tetapi lebih nyaman digunakan sehari-hari.
Honda membekalinya dengan Dual-Axis Strut Front Suspension, Adaptive Damper System serta sistem kemudi berrespons tinggi. Fokus pengembangannya adalah menghasilkan keseimbangan antara kestabilan ketika menikung, respons kemudi, serta kenyamanan berkendara.
Pendekatan tersebut membuat Prelude memiliki karakter berbeda dari mobil sport yang hanya mengejar performa maksimum. Mobil ini lebih diarahkan sebagai grand touring-style sports coupe yang tetap nyaman digunakan dalam aktivitas harian.
Interior Modern dan Berorientasi pada Pengemudi
Masuk ke dalam kabin, Honda Prelude menghadirkan suasana sporty namun tetap premium. Tata letak dashboard dibuat dengan orientasi kuat kepada pengemudi agar berbagai fungsi kendaraan mudah dijangkau.
Honda membekalinya dengan 10,2 inci Interactive Cluster Meter serta layar infotainment 9 inci Advanced Capacitive Touchscreen Display Audio.
Sistem multimedia tersebut sudah mendukung Google built-in, Bluetooth, Wireless Android Auto, serta berbagai fungsi konektivitas lainnya. Untuk meningkatkan kualitas hiburan, Honda Prelude menggunakan BOSE 8-speaker audio system.
Konfigurasi kursinya tetap memperhatikan kebutuhan penggunaan sehari-hari. Kursi belakang dapat dilipat sehingga ruang bagasi menjadi lebih fleksibel untuk membawa barang berukuran besar.
Fitur Keselamatan Honda SENSING
Sebagai mobil Honda generasi terbaru, Prelude juga sudah dilengkapi paket keselamatan aktif Honda SENSING.
Selain itu tersedia berbagai fitur keselamatan seperti Blind Spot Information, Vehicle Stability Assist, ABS dan EBD, Hill Start Assist, kamera multi-angle, sensor parkir depan dan belakang serta 8 airbags. Honda CONNECT juga tersedia untuk mendukung konektivitas kendaraan.
Harga Honda Prelude di Indonesia
Honda Prelude dipasarkan secara resmi di Indonesia dengan harga rekomendasi Rp974.900.000 untuk OTR Jakarta dan kepemilikan mobil pertama, berdasarkan pengumuman Honda pada April 2026. Harga dapat berubah mengikuti kebijakan Honda dan kondisi masing-masing wilayah.
Antusiasme terhadap mobil ini cukup tinggi. Honda mencatat pemesanan Prelude telah mencapai 280 unit hingga April 2026, sementara 100 unit alokasi awal untuk pasar Indonesia sebelumnya habis terpesan hanya dalam tiga hari sejak pemesanan dibuka.
Pengiriman unit pertama kepada konsumen Indonesia mulai dilakukan pada Mei 2026.
Honda Prelude Membawa Sporty Electrification ke Era Baru
Kembalinya Honda Prelude memberikan pilihan menarik bagi konsumen yang menginginkan kendaraan elektrifikasi tetapi tetap mengutamakan pengalaman berkendara. Sistem 2.0L e:HEV, teknologi Honda S+ Shift, sasis dengan teknologi yang dikembangkan dari Civic Type R, serta desain coupe dua pintu menjadi kombinasi utama yang membedakan Prelude dari kebanyakan mobil hybrid.
Honda Prelude juga memperoleh Red Dot Design Award 2026, memperkuat pengakuan terhadap pendekatan desain generasi terbarunya.
Dengan harga Rp974,9 juta, Honda Prelude hadir bukan hanya sebagai kebangkitan sebuah nama legendaris, tetapi juga sebagai gambaran bagaimana Honda membawa konsep Joy of Driving menuju era elektrifikasi.